Tuesday, January 29, 2013

Aku Ingin Tetap Disini



Aku Ingin Tetap Disini
Berbicara kepadaMu dan mendengarkan suaraMu
Tentang diriku dan kehendakMu
Tentang keegoisanku dan kasihMu

Aku Ingin Tetap Disini
Untuk menyampaikan segala keluh kesahku
Tentang perlawanan dalam jiwa
Tentang ambisi menantang maut

Aku Ingin Tetap Disini
Berbicara tentang gejolak dalam dada
Dan segala gundah yang berkecamuk dalam kalbu
Pertentangan antara aku dan kenyataan

Aku Ingin Tetap Disini
Duduk tertunduk malu karena menyaksikan diriku
Meronta, memberontak kian kemari
Tanpa alasan

Dan,  Aku Ingin Tetap Disini
Jauh dari manusia lain
Sehingga tak ada permohonan ampun
berulang karena dosa
Sehingga tak ada kata penyesalan
karena kegagalan dalam persaingan
Dan tak ada lagi tempat
dimana aku ingin duduk, membisu dan tetap  disana

Lumba2, Good Friday, April 6 th12

Tuesday, November 13, 2012

Naluri


Membisu diantara kebisingan dan kehampaaan
Seperti Merajut kebodohan diatas keangkuhan
Bak melintasi kefasikan dengan keraguan
Laksana anak panah tanpa sasaran

Siapakah Dia yang melukis sejarah?
Siapakah yang menghalau para penjarah?
Bukankah Dia yang wajahNya serupa fajar yang merekah
Yang membentuk manusia tanpa gegabah

Terdiamku diantara kelemahanku
Menyaksikan karyaMu yang agung
Tanpa ragu dan malu
Aku berkata : Engkaulah yang tersanjung


Mataram, 10-11-12

Saturday, October 6, 2012

Sedetik Lagi


Sedetik lagi...
Waktu terus bergulir, Sakit terus mengukir
Rindu semakin menjadi
Aku tak tahu harus bagaimana

Sedetik lagi...
Panas tak lagi ada, Hujan terus mengalir
Hatiku terus berharap
Kau... katakanlah sesuatu untuk menahanku

Sedetik lagi...
Aku terus bergumam
Mengharap kau  mengatakan Jangan pergi

Berjalanlah Satu Langkah Lagi


Berjalanlah  satu langkah lagi, saat kau tak lagi merasa mampu
Tersenyumlah saat semua membenci dirimu…
Berlarilah saat kekuatanmu nyaris habis…

Aku tahu, semua yang kau rasakan terlalu berat
Aku tahu, terlalu sakit hatimu karena cinta yang bertolak belakang
Aku paham kenapa kau menangis saat ada yang memberimu uang
Aku mengerti kenapa kau merasa seolah dunia tidak berpihak padamu

Aku tahu, banyak mata tertuju padamu
Akupun tahu, banyak telinga yang terarah kepadamu
Aku tahu, aku tak banyak tahu tentang semua yang masih kau sembunyikan

Duka Bangsa-ku


Semua yang bicara menuturkan kisah bangsaku
Merdeka tlah di raih, kebebasan tlah di capai
Dunia bergema.. para patriot bangsa bersorak
Inilah kegemilangan yang tlah di perjuangkan

Rakyat tersenyum dalam tangisnya
Dan para pembesar tertunduk dalam dukanya
Merendahkan diri kepada penguasa jagad raya
Ingin mempersembahkan kemerdekaan ini